Study Kasus : Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Varises Vena Tungkai Bawah (VVTB)

Case Study : Management Physiotherapy In Lower Limb Varicose Veins

  • Fitriana Citra Program Studi DIII Fisioterapi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan
  • Ade Irma Nahdliyyah universitas pekalongan
Keywords: Lower Limb Varicose Veins, Infra Red, Exercise Therapy

Abstract

Varises tungkai bawah adalah kelainan pada vena akibat peningkatan tekanan vena yang dapat menyebabkan penonjolan kulit seluruh tungkai terutama tungkai bawah. Masalah pada varises tungkai bawah adalah nyeri, penurunan kekuatan otot dan penurunan aktivitas fungsional. Pemeriksaan fisioterapi meliputi pengkajian nyeri dengan Visual Analogue Scale (VAS), kekuatan otot dengan Manual Muscle Testing (MMT) dan kemampuan aktivitas fungsional dengan Foot and Ankle Disability Index (PADI). Dalam hal ini intervensi yang dipilih adalah Infra Red (IR) dan Terapi Latihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen fisioterapi terhadap Varises Vena Ekstremitas Bawah (VVTB) dengan modalitas Infra Red (IR) dan terapi latihan. Penelitian ini dilakukan di RSUD Bendan Kota Pekalongan dengan metode penelitian deskriptif analitik. Subyek penelitian ini adalah pasien dengan Varises tungkai bawah. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan autoanamnesis dan pemeriksaan fisik. Hasil penelitian antara lain: (1) terjadi penurunan nyeri, (2) terjadi peningkatan kekuatan otot, dan (3) terjadi peningkatan kemampuan aktivtias fungsional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah intervensi fisioterapi dengan modalitas Infra Red dan Terapi latihan dapat mengurangi masalah yang timbul pada pasien dengan kondisi VVTB.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bradbury, A., et al. 1999. What are the symptoms of varicose veins? Edinburgh vein study cross sectional population survey. BMJ, 318: 353-356.
De Moura RMF, et al. 2012. Analysis of the physical and functional parameters of older adults with chronic venous disease. Arch Gerontol Geriatr, 55: 696-701.
Ercan, Sabriye, et. al. 2017. Effect of isokinetic calf muscle exercise program on muscle strength and venous function in patients with chronic venous insufficiency. Phlebology, 0(0): 1-6.
Fahlevie, E. R dan I Nyoman Semadi. 2019. Prevalensi Varises Tungkai pada Ibu Hamil di Puskesmas Wilayah Denpasar Selatan. Jurnal Medika Udayana, 8(8).
Mardiman, S. et al., 1994. Dokumentasi Persiapan Praktek Profesional Fisioterapi (DP3FT). Surakarta: Akademi Fisioterapi Surakarta DEPKES RI.
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Padberg, Frank T. et. al. 2004. Structured exercise improves calf muscle pump function in chronic venous insufficiency: a randomized trial. J Vasc Surg, 39(1): 79-87.
Peng, Tai-Chu, et. al. 2020. The effectiveness of far-infrared irradiation on foot skin surface temperature and heart rate variability in healthy adults over 50 years of age. Medicine. 99(50): 1-8.
Purbo, K. H. 2010. Workshop Fisioterapi Komprehensif pada Nyeri Bahu. Makalah. Surakarta: PFMI (Perhimpunan Fisioterapi Muskuloskeletal Indonesia) dan Mahasiswa Prodi DIV Fisioterapi UMS.
Yang, D. et al. 1999. Effect of exercise on calf muscle pump function in patients with chronic venous disease. British Journal of Surgery, 86: 338-341.
Wu A, Coresh J, Selvin E, et al. 2017. Lower extremity peripheral artery disease and quality of life among older individuals in the community. J Am Heart Assoc, 6:e004519.
Published
2022-03-28
How to Cite
Citra, F., & Nahdliyyah, A. (2022). Study Kasus : Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Varises Vena Tungkai Bawah (VVTB). Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 6(2), 87-93. https://doi.org/https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v6i2.167
##“article.abstract”## viewed = 581 times
PDF downloaded = 552 times