Pengaruh Klapp Method Terhadap Penurunan Derajat Kurva Skoliosis Idiopatik Tipe C Lumbal Pada Adolescent

The Effect Of Klapp Method On Decrease Of Type C Lumbal Idiopatic Scoliosis Curve In Adolescent

  • Adillah Nur Afifah Politenik Kesehatan Kemenkes Surakarta
  • Sugiono Sugiono Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Sukadarwanto Sukadarwanto Politenik Kesehatan Kemenkes Surakarta
  • Noerjanah Noerjanah Politenik Kesehatan Kemenkes Surakarta
Keywords: skoliosis, skoliometer, klapp method

Abstract

Latar belakang : Skoliosis merupakan keadaan tulang belakang mengalami abnormalitas kelengkungan kurva ke sisi lateral pada bidang frontal dan dengan atau pun tidak disertai rotasi tulang belakang pada bidang sagital dan axial. Intervensi yang diberikan pada kasus ini yaitu klapp method yang berprinsip untuk mengulur asimetris postur dan penguatan otot pada kasus skoliosisdengan tujuanmenimbulkan penurunan derajat kurva skoliosis idiopatik tipe c lumbal . Metode penelitian : ini adalah eksperimental, desain penelitian menggunakan one group pre and post test with control design dengan melibatkan subjek sebanyak 24 adolescent. Teknik pengambilan sampel menggunakan blind randomized control trial menjadi 2 kelompok yakni kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan sebanyak 12 subjek penelitian diberi perlakuan berupa klapp method dan kelompok kontrol tidak aktif sebanyak 12 subjek.Pemeriksaanbentuk kurva skoliosis menggunakan plumb line dan pengukuran derajat kurva skoliosis dilakukan menggunakan skoliometer. Hasil : Setelah dilakukan intervensi selama 5 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu, didapatkan adanya penurunan derajat kurva skoliosis pada adolescent yang yang signifikan. Simpulan : Klapp method yang diprogramkan kepada pasien mampu menurunkan derajat kurva skoliosis pada adolescent dengan skoliosis idiopatik tipe C lumbal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Csikszentmihalyi, M., C. S., D. J. Davidson. (2017); Adolescence; Diakses tanggal 11 Juni 2020, dari https://www.britannica.com/science/adolescence
Dantas, D. D. S., Sanderson J. C. D. A., Marina P. B., Johnnatas M. L., Enio W. A. C., Roberta D. O. C., Silvana A. P. (2017); Klapp method effect on idiopathic scoliosis in adolescents: blind randomized controlled clinical trial; The journal of Physical Therapy Science, vol. 29(1), hal. 1-7
El-Hawary, R. and Craig P. E. (2018); Early Onset Scoliosis: A Clinical Casebook; Springer International Publishing AG, Switzerland, hal. 10
Han, J., Qintong X., Yi Y., Zhengjun Y., Chi Z. (2015); Evaluation of quality of life and risk factors affecting quality of life in adolescent idiopathic scoliosis; Intractable & Rare Diseases Research Journal, vol. 4(1), hal. 12-16
Iunes, D. H., Maria B. B. C., Marina A. D., Polyanna R. A. (2010); Quantitative photogrammetric analysis of the Klapp method for treating idiopathic scoliosis; Revista Brasileira de Fisioterapia, vol. 14(2), hal. 133-40
Kim, D. J., Milim C., Yunhee P., Yeongae Y. (2015); Effect of an exercise program for posture correction on muskuloskeletal pain; Journal of Physical Therapy Science, vol.27(6), hal 1791-1794
Konieczny, M. R.,Hueseyin S., R. Krauspe, (2013); Epidemiology of adolescent idiopathic scoliosis; Journal of Children’s Orthopaedics, vol. 7, hal. 3-9
Kurniawati, N., Noorhana F., M. Ali (2019); Perbandingan Pengaruh Self Correction dan Task Oriented Exercise dengan Klapp Exercise terhadap Derajat Skoliosis Siswa SMP dengan Skoliosis Idiopatik Tipe C; Quality Jurnal Kesehatan,vol. 13(2), hal. 82-90
Ma, H. H., Ching L. T., Lih H. C., Chi C. N. (2017); Application of two – parameter scoliometer values for predicting scoliotic cobb angle; Biomedical Eng OnLine, vol. 16(1), hal. 136
National Scoliosis Foundation, 2009; Scoliosis Media & Community Guide; America: the Scoliosis Research Society; Diakses tanggal 3 Maret 2020, dari https://www.scoliosis.org/exercise-for-adolescents/
Negrini, S., Sabrina D., Angelo G. A., Dariusz C., Sanja S., Jean C. D. M., Helmut D., Theodoros B. G., Patrick K., Tomasz K., Andrea L., Cindy M., Toru M., Joe O., Nigel P., Eric P., Manuel R., Michele R., Luke S., James W., Fabio Z. (2018); 2016 SOSORT guidelines: orthopaedic and rehabilitation treatment of idiopathic scoliosis during growth; Biomed Central, Scoliosis and Spinal Disorders, vol. 13(3), hal. 1-48
Santoso, G., Yoso W. (2012); Model Bangku Terhadap Respons Keluhan pada Siswa (Penelitian Observasional Ergonomis Pada Siswa Sekolah Dasar). Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, hal. 113-119
Sedrez, J.A., Maria I. Z. D. R., Matias N., Fernanda D. S. M., Claudia T. C. (2015); Risk factors associated with structural postural changes in the spinal column of children and adolescents; Rev Paul Pediatr, vol. 33(1), hal. 72-81
Suryaningrat,K. A. I., Dwi P. S. B., Susilowati A. (2017); Prevalence Rate of Adolescent Idiopathic Scoliosis : Result of School-Based Screening in Surabaya, Indonesia; Malaysian Orthopedic Journal, vol. 11(3), hal. 17-22
Syazwan, A. I., Shamsul B. M. T., Zailina H. (2009); The Association between Ergonomic Risk Factors, RULA Score, and Musculoskeletal Pain among School Children: A Preliminary Result; Global Journal of Health Science, vol. 1(2), hal. 73-84
Vasconcelos, G. A. R. D., Pollyana R. B. F., Daniella A., Etanildo D. C. (2010); Postural evaluation of vertebral column in deaf school kids from 7 to 21 years old; Fisioterapia em Movimento, vol. 23(3), hal. 371-380
Yang,H., Chanju J., Youngdae Y., Sehyeon B. (2014); The Effect of 3 Dimensional Exercise and Klapp’s Exercise on Scoliosis; Journal of The Korean Society of Integrative Medicine, vol. 2(2), hal. 67-78
Zheng,Y.,Xiaojun W., Yini D., Yan Y., Jan D. R., Yingji D. (2016); Prevalence and Determinants of Idiopatic Scoliosis in Primary School Children in Beitang Districs, Wuxi, China; Journal of Rehabilitation Medicine, vol. 48(6), hal. 547-53.
Published
2022-07-04
How to Cite
Afifah, A., Sugiono, S., Sukadarwanto, S., & Noerjanah, N. (2022). Pengaruh Klapp Method Terhadap Penurunan Derajat Kurva Skoliosis Idiopatik Tipe C Lumbal Pada Adolescent. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 6(2), 161-166. https://doi.org/https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v6i2.189
##“article.abstract”## viewed = 111 times
PDF downloaded = 79 times